Mustang Komunika Integra
Selasa, 10 Januari 2012 15:21

Eksistensi dan Masa Depan Mobil Esemka Menurut Pemerintah

Jakarta, SolusiMobil.com - Demam mobil Esemka landa negeri ini sejak keberanian walikota Solo, Joko Widodo menjadikan mobil karya SMK Negeri 2 Solo itu menjadi kendaraan dinas. Sontak publik tanah air mulai melirik mobil karya anak bangsa tersebut, baik itu kritik, cibiran dan bahkan banjiran dukunganpun bermunculan. Namun apakan mobil Esemka dapat eksis dan bisa bersaing dengan produk-produk ATPM yang sudah berpengalaman puluhan tahun serta memiliki dukungan finansial dan teknologi yang mumpuni?.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mobil karya anak bangsa ini memiliki sejumlah hambatan, diantaranya campur tangan politik yang negatif seperti terjadi pada kasus pesawat produksi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN, sekarang PT Dirgantara Indonesia).

IPTN, yang memproduksi dan meluncurkan pesawat desain dalam negeri N-250 Gatotkaca pada tahun 1995, dituding sebagai BUMN yang hanya menghabiskan anggaran negara karena tidak mampu memasarkan produknya. "Kasihan jika potensi anak-anak kita terhambat hanya karena intervensi politik negatif," kata Nuh.

Kemudian persoalan lain yang menjadi hambatan adalah standar kualitas guru. "Sebagian besar guru yang mengajar di SMK saat ini adalah lulusan perguruan tinggi fakultas pendidikan yang mendapat kursus tambahan. Padahal,  idealnya, guru SMK adalah lulusan politeknik yang benar-benar mengerti keahlian teknis," tuturnya.

Selain itu menurut Menteri Perindustrian M.S. Hidayat menyatakan bahwa pemerintah tidak selamanya bisa memberikan proteksi yang berlebihan serta adanya kesadaran bahwa bila dijadikan sebuah industri dan bersaing dipasar maka kompetisi ketat perebutan minat konsumen telah menunggu dipasar.  
 
"Saya apresiasi sangat tinggi untuk anak-anak SMK yang berhasil membuat mobil esemka tersebut, namun untuk memasuki dunia industri, harus didukung dengan kemampuan manufaktur yang permanen baik dari teknologi dan kelayakannya," kata Menteri Perindustrian, MS Hidayat, di Jakarta

"Jadi harus bergabung dengan investor yang berinvestasi dan pemerintah tentunya akan membantu nantinya, dengan ikut membeli. Tapi pada akhirnya yang dihadapi oleh industri mobil baru ini adalah berkompetisi di pasar domestik yang sudah dikuasai oleh 20 merek, yang sudah berpengalaman 30 tahun," lanjutnya saat ditemui awak media di kantornya Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

"Kita bantu dengan memberikan kebijakan fiskal, memberikan bea masuk di tanggung pemerintah terhadap produksi atau mesin-mesin yang diproduksi disini di nol kan,terus kalau investornya mau dapat kredit kita bantu supaya dikasih kredit. Atau dia joint dengan BUMN yang nanti BUMN nya bersedia untuk memproduksi mobil," tambahnya.

Hidayat juga mengatakan bahwa untuk skala industri banyak hal yang harus diperhatikan, bukan saja sekedar manufakturnya tapi juga termasuk infrastruktur purna jualnya. "Nah skala industri bukan saja manufaktur, itu bicara juga mengenai infrastruktur termasuk purna jual, outlet dan bengkel serta komponen penunjangnya. Itu membutuhkan investasi yang luar biasa besar," ujarnya

Ia menambahkan semua itu merupakan masalah-masalah bisnis yang harus diselesaikan, tetapi hal yang paling utama adalah bagaimana mobil ini bisa berkompetisi. "Tapi itu suatu masalah bisnis yang seharusnya di buat secara baku. Tapi yang utama yang dihadapi nanti ini adalah kompetisi ketat di pasar otomotif," katanya.

Kendati demikian jika kita tilik kembali, sejauh ini bahwa Indonesia memiliki SDM yang tidak kalah saing dengan orang-orang luar (sejumlah bukti telah kita ketahui) serta didukung oleh SDA berlimbah akan bahan mentah "kuda besi" itu, sudah selayaknya Indonesia menjadi produsen otomotif dan menjadi tuan di negeri sendiri.

Apakah Indonesia yang memiliki penduduk 240 juta jiwa yang mencatatkan pembelian sekitar 893.420 unit mobil di 2011 hanya terus menjadi konsumen? dan Apakah Demam Esemka ini hanya sebuah demam biasa lalu kemudian hilang begitu saja? Namun yang jelas bahwa dengan mobil Esemka karya siswa SMK tersebut memberikan tamparan hebat bagi bangsa yang tertidur ini. [an/bs/fj]

Baca juga:
Solusi HP
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Berita Bang Sobil Lainnya close
Redaksi: redaksi@solusimobil.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-573 6969 · Fax 021-579 02988
Henny di 0815-88-7272-7 · henny@mustangcorps.com · Blackberry: 58578B32
Griya Wisata

SOBIL CURRENCIES

Stiker Mobil pick up Ini Canggih, Polisi Sampai Tertipu!
SolusiMobil.com - Sebuah mobil pikap milik pelatih kebugaran di Inggris, James Hellewell, kini tengah menjadi sorotan publik, s
IHSG Jumat Pagi Dibuka Turun 0,01 Poin
Jakarta, SolusiMobil.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tipis sebesar 0,01 poin

GALERI VIDEO

Porsche 911 R Menaklukkan Jalanan Gunung Yang Berkelok
 SolusiMobil.com - Sering dikenal sebagai Porsche murni, model 911 R ini membuat debut besarnya di Jenewa awal b
Mobil Self-Driving Audi TTS Stanford Sukses di Lintasan Balap
 SolusiMobil.com - Membuat mobil balap self-driving mengelilingi lintasan balap tanpa seorangpun di dalamnya tam

GALERY FOTO

Why?

   C

Galeri Foto Honda RC213V-S 2016

SolusiMobil.com - Honda RC 213V-S, merupakan motor versi jalan raya yang memiliki teknologi

Dahsyatnya Kamera Video Untuk Mobil

Abadikan aksi terbaik Anda dengan B-Cam X-1 - Bcare Action Camera dengan mudah! Kali ini Bcare me

Subscribe Our Mailing List

SobilMart