Mustang Komunika Integra
Senin, 9 Januari 2012 13:17

Demam Esemka, tidak Hanya Sekedar Memesan Atau Membeli.

Surabaya, SolusiMobil.com - Pakar teknik mesin ITS Surabaya Prof. Ir. Herman Sasongko menilai mobil Esemka sesungguhnya merupakan bukti bahwa bangsa Indonesia sudah siap berdikari di segala lini, termasuk bidang otomotif. Untuk keberpihakan negara dalam kebijakan yang mendukung tumbuhnya industri mobil Esemka dipandang lebih penting dibandingkan hanya sekedar memesan atau membeli.

Masalahnya, para elite kita yang tidak mau hidup bersahaja dengan mandiri, namun mereka mementingkan citra diri dengan pesan mobil," kata mantan ketua jurusan teknik mesin FT itu di Surabaya, Jatim, Senin (09/1/2012).

Menurut pembina mobil "Sapu Angin" ITS itu, ada tiga pesan penting dari mobil Esemka itu yakni pejabat harus hidup bersahaja, pejabat itu harus berpihak pada potensi lokal, dan SMK merupakan solusi untuk mengantisipasi pengangguran intelektual.

"Keberpihakan pejabat pada potensi lokal itu jauh lebih penting dari sekadar memesan atau membeli mobil Esemka, karena keberpihakan itu akan lebih terwujud dalam bentuk kebijakan terhadap potensi lokal," katanya.

Oleh karena itu, Pembantu Rektor (PR) I ITS Surabaya itu mengatakan seorang pejabat akan terlalu naif bila hanya menyikapi keberadaan mobil Esemka itu dengan berlomba-lomba memesan mobil itu, melainkan pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang mendukung mobil Esemka dan potensi lokal lainnya.

"Para elite kita perlu belajar dari Malaysia dan Jerman, bagaimana pejabat Malaysia memihak potensi lokal dengan mengeluarkan mobil Proton dengan sebagian kecil komponen memang masih impor, sedangkan pejabat Jerman memilih untuk memajukan pendidikan vokasi (SMK)," katanya.

Terkait hal itu, ia mendukung sikap Mendikbud yang berikhtiar untuk menggandakan politeknik menjadi 150 unit dalam beberapa tahun ke depan guna mendukung perkembangan SMK yang akan menjadi andalan dalam dunia pendidikan ke depan.

"Tapi, hal itu harus diikuti dengan sikap Menteri Perindustrian/Perdagangan untuk mengeluarkan serangkaian kebijakan dan regulasi yang memihak pada potensi lokal, baik melalui industri skala khusus maupun industri berpola asuh antara industri besar dan kecil," katanya.

Hal itu dianggap penting karena mobil Esemka tidak mungkin berkembang dalam skala industri yang serba otomatis. Sebab, pelajar SMK hanya mampu membuat satu unit mobil Esemka dalam tiga bulan, sedangkan industri mampu membuat satu unit mobil dalam delapan menit saja.

"Karena itu, keberpihakan pemerintah kepada potensi lokal yang diawali dengan mobil Esemka itu jauh lebih penting daripada ramai-ramai memesan mobil Esemka. Itu hanya kepedulian sesaat dan naif, bahkan pemerintah bisa melakukan spesifikasi SMK untuk mendukung industri tertentu," katanya.

Nantinya, katanya, seperti di China, akan ada alumni SMK yang bergerak dalam bidang cat, baut, dan sejenisnya. "Yang jelas, keberpihakan pemerintah itu penting, karena pelajar SMK atau mahasiswa teknik sekalipun pasti akan terkendala izin prinsipil," katanya.

Apalagi, katanya, potensi lokal dalam skala kecil dipastikan akan kalah bila berhadapan dengan produk impor. "Kalau pemerintah hanya mementingkan impor, maka kita akan menjadi bangsa konsumen dan berada di bawah bangsa-bangsa lain untuk selamanya," katanya.

Ia menambahkan ITS siap mendukung kebijakan pemerintah untuk berdikari. "Kalau pelajar SMK memiliki keahlian untuk membuat atau memproduksi, maka mahasiswa ITS akan mendukung dengan keahlian untuk merakit, mendesain, atau melakukan riset, seperti mesin Paidjo yang kami rancang," katanya. [ndis]

Baca juga:
Solusi HP
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Berita Bang Sobil Lainnya close
Redaksi: redaksi@solusimobil.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-573 6969 · Fax 021-579 02988
Henny di 0815-88-7272-7 · henny@mustangcorps.com · Blackberry: 58578B32
Griya Wisata

SOBIL CURRENCIES

Stiker Mobil pick up Ini Canggih, Polisi Sampai Tertipu!
SolusiMobil.com - Sebuah mobil pikap milik pelatih kebugaran di Inggris, James Hellewell, kini tengah menjadi sorotan publik, s
IHSG Jumat Pagi Dibuka Turun 0,01 Poin
Jakarta, SolusiMobil.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tipis sebesar 0,01 poin

GALERI VIDEO

Porsche 911 R Menaklukkan Jalanan Gunung Yang Berkelok
 SolusiMobil.com - Sering dikenal sebagai Porsche murni, model 911 R ini membuat debut besarnya di Jenewa awal b
Mobil Self-Driving Audi TTS Stanford Sukses di Lintasan Balap
 SolusiMobil.com - Membuat mobil balap self-driving mengelilingi lintasan balap tanpa seorangpun di dalamnya tam

GALERY FOTO

Why?

   C

Galeri Foto Honda RC213V-S 2016

SolusiMobil.com - Honda RC 213V-S, merupakan motor versi jalan raya yang memiliki teknologi

Dahsyatnya Kamera Video Untuk Mobil

Abadikan aksi terbaik Anda dengan B-Cam X-1 - Bcare Action Camera dengan mudah! Kali ini Bcare me

Subscribe Our Mailing List

SobilMart