Index Berita   Suara Pembaca   Galeri Foto   Galeri Video   Mobile Version   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 26 Juli 2014 01:21
Solusi Properti
Rabu, 3 Oktober 2012 10:58

Ini Dia Komparasi Sistem Bahan Bakar Karburator Dengan Injeksi

SolusiMobil.com - Sistem bahan bakar jenis karburator dan injeksi mempunyai perbedaan yang masih kebanyakan dari para pecinta otomotif belum mengetahuinya dimana letak perbedaannya, dan ini sangat menarik sekali untuk kita ulas dalam segmen komparasi kali ini.

Karburator

Karburator merupakan piranti pengabutan yang lebih dulu hadir dibanding dengan injeksi, maka dari itu tak heran kalau sistem bahan bakar karburator lebih familiar dan lebih terkenal.

Selain familiar, pemeliharaannya juga tergolong mudah dan sudah banyak mekanik yang mempelajarinya lebih dalam cara kerja dan repair kit juga tersedia dan banyak beredar dipasaran.

Terdapat dua tipe karburator, yakni tipe konvensional dan vakum atau disebut juga constant velocity (lihat diagram kerja karburator vakum). Nah buat karbu tipe konvensional marak diaplikasi oleh besutan beraliran speedgoers. Maklum saja karbu vakum dapat punya keunggulan lebih responsif dan dapat diutak-atik dengan mengganti pilot jet dan main jet. Tidak hanya itu lubang venturi-nya juga dapat dimanipulasi sesuai dengan debit campuran bahan bakar dan udara yang diinginkan.

Sedangkan karburator vakum, dewasa ini telah diaplikasi hampir semua produk motor baru. Diantaranya pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze, Kawasaki ZX 130, Suzuki Thunder 125, Suzuki Satria F-150 dan lain sebagainya. Alasannya untuk menghemat konsumsi bahan bakar serta memperhalus buka-tutup gas.

Material jarum skep di karburator vakum berbeda dengan karbu konvensional, yakni terbuat dari bahan resin dilapis teflon. Sedangkan jarum skep karbu konvensional terbuat dari bahan logam berlapis krom. Perlu penaganan khusus pula untuk menservis karbu vakum, diantaranya karet karburator vakum yang posisinya ada di atas dan ditutup lempengan besi. Jika salah rakit, karet bakal terjepit sehingga terjadi kebocoran bensin.

Nah jika karbu konvensional bisa dikorek atau reamer (memperbesar diameter venturi), maka karbu vakum sangat berisiko untuk di reamer. Dampaknya jarum skep bisa oblak sehingga mesin susah hidup. Karena karbu vakum bekerja berdasarkan tekanan udara dari crankcase dan intake, maka perhatikan pula kondisi selang vakum dari keretakan atau sobek.

Injeksi

Analogi sistem injeksi adalah dengan cara menyuntikkan langsung bahan bakar langsung ke ruang bakar. Jumlah bahan bakar serta debit udara yang disuntikkan dikontrol oleh sebuah rangkaian solid, dikenal dengan ECU (Electronic Control Unit).

Berbagai parameter juga mempengaruhi ECU dalam memerintahkan injector yakni sensor RPM, suhu mesin, suhu udara, posisi throttle, tekanan manifold dan posisi crankshaft. Sensor tersebut bertugas memberikan informasi tentang kondisi dan operasi beban mesin kepada ECU sebelum menyemprotkan debit BBM.

Sistem injeksi memang lebih presisi dalam men-supply jumlah bahan bakar, karena konsumsinya bakal disesuaikan untuk setiap kitiran RPM. Mapping atau pemetaan kondisi mesin yang terbaca dari berbagai sensor juga menjadi patokan ideal ECU dalam menjalankan fungsi injector agar tetap efektif dan efisien.

Dalam perkembangannya, sitem injeksi dibedakan atas dua jenis yakni single point injection dan multi point injection. Berikut rinciannya;

1. Single point injection
Single point injection biasa di sebut juga sebagai throttle body injection (TBI). Yaitu injector-nya terletak di throttle body pada intake. Sehingga bensin disemprotkan ditengah-tengah intake untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar ke ruang bakar.

2. Multi point injection
Multi point injection, merupakan sistem yang mempunyai injector pada setiap saluran untuk menyuplai bensin di ruang bakar. Bensin disemprotkan ke masing-masing saluran pada intake valve. Alhasil dinamakan multi point (lebih dari satu lokasi/titik) fuel injection.

Nah, sudah cukup jelas bukan ulasan mengenai perbedaan sistem bahan bakar karburator dengan injeksi. Semoga bermanfaat. [Dedi]

Baca juga:
Solusi HP
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Berita Bang Sobil Lainnya close
Redaksi: redaksi@solusimobil.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Kristian S di 0813-829-107-89 · kristian@mustangcorps.com · Blackberry: 298FA749
Griya Wisata

SoBil Currencies and Trader Corner

IHSG Jumat Pagi Dibuka Turun 0,01 Poin
Jakarta, SolusiMobil.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tipis sebesar 0,01 poin, Jumat.
Rupiah Jumat Pagi Melemah 10 Poin Terhadap Dolar AS
Jakarta, SolusiMobil.com - Kurs nilai tukar rupiah pada Jumat pagi bergerak melemah 10 poin dipicu negatifnya data neraca pembayaran Indonesia pada kuartal empat 2012.

Iklan Niaga

Sewa Mobil Kenderaan Terbaru, Jaminan Unit, Harga Terjangkau Dan Mengutamakan Pelayanan. Hub: 021-5747057
Tiket Online, Murah, Jaminan Dapat Seat, Siap Melayani Corporate Dan Rombongan. Resv: 0215747057
Dapatkan Kesempatan Promosi Usaha Dan Produk Anda Bersama Kami. Informasi, Hubungi: 0215747057
Mau Cari Villa Dan Hotel Murah Di Bali, Lombok, Bogor, Jogja Dan Kota Lainnya, Bersih, Pelayanan Terbaik. Hub: 0215747057
Rencanakan Perjalanan Keluarga Anda Dengan Wisata Hemat Ke Bali, Lombok Dan Destinasi Lainnya. Informasi

SOLUSI BANG SOBIL

Ketika Sebuah Lamborghini Jadi Kanvas Lukis
SolusiMobil.com - Sebagai seorang pelukis asal Perancis, Duaiv tak hanya jago menggoreskan tintanya di atas kanvas. Tapi juga telah melaburnya di bodi mobil.
Dainese Manis, Pelindung Punggung yang Pas buat Bikers
SolusiMobil.com - Pada 1981 Dainese menemukan pelindung belakang tubuh (back protector). Sejak saat itu perkembangan perbaikan keselamatan aktif dan pasif berjalan dengan sangat cepat.