Friday, 10 September 2010 10:06
Redaksi Berita
Tips & Trik
Leaf spring atau per daun sampai saat ini masih banyak digunakan pada kendaraan-kendaraan niaga. Jika dahulu dipakai oleh semua mobil, sedan, minibus sampai mobil angkutan, kini masih ditemukan pada minibus atau mobil yang memiliki beban angkut yang besar. Per daun ini terbuat dari baja dan berupa lembaran ini diikat kedua ujungnya pada pegangan per. Salah satu pegangan bisa main demi lenturnya per dan berfungsi meredam getaran.
Karena berlokasi di bawah, sehingga sulit dipantau kondisinya. Selain itu walaupun kotor, sepertinya pemilik mobil jarang yang mau membersihkannya. Padahal untuk membersihkannya cukup mudah, tinggal memanfaatkan sikat dengan guyuran air. Dari kotoran ini bisa timbul penyakit bawaan per daun. Timbulnya bunyi-bunyi tak enak didengar dari kolong mobil bisa saja berasal dari per ini. Biasanya karena ujung per yang lebih pendek bergesekan dengan per di atasnya, jadi timbul bunyi. Sebenarnya menghilangkan bunyi-bunyian tersebut tidak sulit. Hanya butuh sedikit usaha dan alat pendukung seperti obeng ketok minus, palu dan karpet karet serta gunting.
Thursday, 09 September 2010 08:09
Redaksi Berita
Tips & Trik
Agar filter udara bisa berumur panjang, diperlukan perawatan berupa cairan pembersih dan oli khusus yang dijual terpisah. Produk saringan udara yang digunakan berulang-ulang, menggunakan bahan dasar berbeda. Misalnya memakai teknologi bahan cotton gauze dan kondisinya sudah basah (ber-oli). Sedangkan filter standar pada umumnya berbahan epoxy resin dan kering, hanya sekali pakai.
Pada bahan cotton gauze, dengan perawatan rutin pakai pembersih dan oli khusus, debu mudah dibersihkan, saringan udara pun dapat dipakai hingga 30 kali atau sampai jarak tempuh 600 ribu km. Sementara filter standar diganti setiap 20 ribu km. Seperti produk JFC yang awalnya sudah basah oleh oli. Karena fungsi olinya untuk menjebak debu supaya udara bersih lebih banyak masuk, maka bentuknya jadi debu basah. Membersihkannya tidak bisa langsung dikibas-kibas atau disikat.
Wednesday, 08 September 2010 07:09
Redaksi Berita
Tips & Trik
Saat membersihkan interior, terutama dasbor, terkadang pemilik kendaraan kurang memperhatikan kisi-kisi air conditioner (AC). Padahal, di situlah berkumpul "kuman-kuman" yang butuh perhatian ekstra untuk melenyapkannya. Dalam pembersihannya, alat yang dibutuhkan kuas mini, sikat gigi, lap micro fiber, cotton bud, dan cairan multi-purpose cleaner (MPC) yang disebut degreaser mengandung asam. Kuas dan sikatlah kisi-kisi AC untuk mengeluarkan "si kuman" yang menempel pada kisi-kisi, tergantung jenis dan ketebalan kotoran.
Bila hanya debu, gunakan kuas mini tanpa cairan pembersih. Penggunaan cairan deagreser harus sesuai aturannya, yaitu harus dicampur air dengan perbandingan 1:8 untuk kotoran ringan dan 1:4 untuk kotoran yang sudah parah. Cairan tidak boleh disemprotkan langsung ke kisi-kisi karena kotorannya justru bisa masuk ke lubang AC. Sebaiknya, gunakan cotton bud yang disemprot cairan atau sudah dicelupkan ke MPC.
Tuesday, 07 September 2010 09:22
Redaksi Berita
Tips & Trik
Jika Anda sudah memutuskan untuk mudik dengan kendaraan pada malam hari, maka tak cukup mengandalkan mata kuat menahan serangan sinar lampu dari depan. Kondisi ini membuat pupil membuka lebar-lebar sehingga mata pun cepat lelah. Yang tak kalah penting juga adalah kendaraan. Pada hal ini, beberapa bagian perlu diperiksa. Bagaimana mengendarainya pada malam hari. Inilah yang patut mendapat perhatian.
1. Cek lampu Lampu utama (jauh dan dekat), sein, dan lampu belakang (termasuk rem) harus berfungsi dengan baik dan bersihkan kacanya. Agar mendapat sinar yang terang, kendaraan lain (baik dari depan atau belakang) bisa melihat dan kondisi jalan terpantau.
2. Bersihkan kaca Semua kaca, baik depan, belakang, maupun samping harus bersih. Bila kotor (terutama depan dan belakang) terkena cahaya, maka kaca bisa menyilaukan karena kotoran tersebut memecahkan cahaya yang jatuh ke permukaan.
Tuesday, 07 September 2010 07:08
Redaksi Berita
Tips & Trik
Beberapa tips untuk menghilangkan ngantuk bagi pengemudi yang pekerjaannya dituntut dengan waktu :
1. Matikan AC dan buka kaca lebar-lebar (bukan malah menutup kaca) untuk memenuhi kadar oksigen dalam otak manusia. Karena ruangan ber AC minim oksigen dapat membuat kita mengantuk. Hirup oksigen sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan oksigen. Lebih bagus lagi dengan menepi dahulu dan lakukan sedikit olah tubuh (gerakan senam). Dan bila kaca di tutup rapat-rapat sampai kita kegerahan atau kepanasan, akan semakin membuat tubuh lelah dan letih. 2. Bila sedang sendirian, jangan menyanyi dengan keras karena akan membuat kita kelelahan dan semakin membuat diri kita mengantuk.
Pakai Mobil Untuk Jalan-jalan Bersama Keluarga : Bapak Rusliyani, Mobile 0818806XXX, Pembelian Mobil Toyota Limo 1500 tahun 2004, Alamat: Jl. Pisangan Baru, Matraman.Kini saya bisa memiliki Toyota...
Solusimobil Memang Top! : Bapak Ngo Tjuk Tjhong, Pembelian Toyota Soluna XLI th 2001, Mobile: 021 97692XXX Alamat: Perum Alamanda Raya Rt 4/ Rw 3 Mekarsari, Tambun Selatan,...
Cek Mesin Sebelum Membeli Mobkas Jika Anda ingin membeli mobil bekas, jangan lupa untuk cek mesin. Pertama kita harus melihat dulu bagian dalam dari ujung knalpot belakang, apabila...
Teknologi Start-stop di Mesin Diesel Produsen mobil dunia makin banyak yang mengaplikasikan teknologi sistem stop-start. Bahkan, kendaraan roda dua juga mulai ikutan. Contohnya, Honda...
Lelehan Gemuk di As Roda Bisa Jadi Masalah Lelehan gemuk di sekitar as roda merupakan salah satu petunjuk ada yang tidak beres pada penyalur tenaga dari transmisi ke roda itu.Dengan dicek,...
Atasi Mesin Pincang pada Mobil Injeksi Bila mobil yang masih berusia muda dan sudah berteknologi injeksi yang canggih mengalami mesin pincang. Sistem operasional mesin yang berbeda bisa...
Cara Pintar Hilangkan Kantuk Saat Mengemudi Beberapa tips untuk menghilangkan ngantuk bagi pengemudi yang pekerjaannya dituntut dengan waktu : 1. Matikan AC dan buka kaca lebar-lebar (bukan...
2010, Industri Otomotif Raup Rp197 T Industri otomotif nasional sepanjang 2010 diperkirakan akan meraup omzet Rp197 triliun. Jumlah ini berasal dari tiga sektor industri, yakni roda...