Index Berita   Suara Pembaca   Galeri Foto   Galeri Video   Mobile Version   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 24 April 2014 09:12
Solusi Properti
Minggu, 8 Januari 2012 11:00

Oktober Nanti, Mobil Murah dan Ramah Lingkungan Mendarat

Jakarta, solusiMobil.com - Mobil murah dan ramah lingkungan siap diproduksi pada Oktober 2012. Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, mengatakan salah satu produsen yang ikut dalam program low cost and green car siap memproduksi mobil itu tahun depan.

"Ada yang sudah siap. Peraturannya kini sedang dirumuskan, nanti keluar bertahap," kata Budi Darmadi kepada awak media beberapa waktu lalu.

Perusahaan otomotif yang disebut-sebut akan mengikuti program mobil murah adalah, PT Toyota Astra Motor (TAM), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dan PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Menurut Budi produsen yang mengikuti program low cost and green car pemerintah tersebut sudah melakukan persiapan dari sisi manufaktur, serta sudah ada yang mulai melakukan uji coba.

Pemerintah menargetkan pada tahun kelima, tingkat kandungan dalam negeri produk mobil murah dan ramah lingkungan akan mencapai 80%. Untuk tahun pertama, sebanyak 40% dan akan naik secara bertahap hingga 80%.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa molornya regulasi program mobil murah dan ramah lingkungan yang sebelumnya dijadwalkan terbit pada Juli 2011 tersebut dikarenakan persoalan pembahasan industri komponen otomotif.

"Kalau ada yang buat, produsen akan memakainya. Tapi kalau tidak ada yang membuat, bagaimana mereka akan beli? Misalnya untuk sambungan roda belakang, rencananya akan dibuat pada tahun keempat," ujarnya.

Pemerintah menargetkan pada tahun kelima, tingkat kandungan dalam negeri produk mobil murah dan ramah lingkungan akan mencapai 80%. Untuk tahun pertama, sebanyak 40% dan akan naik secara bertahap hingga 80%. Pemerintah telah meminta komitmen industri komponen, salah satunya tentang kecukupan kapasitas produksi.

Kemudian Anshari Bukhari, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, mengatakan bahwa program mobil murah dan ramah lingkungan terkendala insentif fiskal di Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Jika insentif telah disepakati, maka perusahaan otomotif yang ada di Indonesia akan siap memproduksi mobil murah dan ramah lingkungan. "Pelaku industri siap masuk program pemerintah tapi ada beberapa insentif fiskal yang belum diputuskan, masih dalam proses penyelesaian," katanya.

Untuk mendukung program mobil murah dan ramah lingkungan ini pemerintah akan memberikan insentif. Dalam rancangan aturan program mobil murah dan ramah lingkungan, pemerintah menetapkan memberikan fasilitas fiskal dalam rangka investasi, yaitu pembebasan bea masuk impor mesin peralatan. Juga pembebasan bea masuk impor bahan baku dan komponen atau bagian yang belum di buat di dalam negeri.

Pemerintah juga memberikan fasilitas fiskal dalam rangka pengembangan pasar dalam negeri dan ekspor. Untuk pasar dalam negeri, diberikan pembebasan atau pengurangan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) berdasarkan atas pencapaian tingkat manufacturing. Untuk pasar ekspor, diberikan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor dengan verifikasi tanpa drawback.

"Saat ini semua insentif sedang on going pembahasannya. Pembahasan tersebut kami perkirakan akan selesai dua tahun sejak dirumuskan pertama kali. Hingga saat ini, kami sudah hampir satu setengah tahun," terang Budi lagi.

Sebelumnya, Gunadi Sindhuwinata, Komisaris PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), mengatakan bahwa Nissan Motor Indonesia saat ini telah siap ikut dalam program mobil murah dan ramah lingkungan yang digulirkan pemerintah. "Namun, peraturannya belum ada. Kalau aturannya keluar, kami siap," tuturnya. [if/jr]

Baca juga:
Solusi HP
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Berita Bang Sobil Lainnya close
Redaksi: redaksi@solusimobil.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Kristian S di 0813-829-107-89 · kristian@mustangcorps.com · Blackberry: 298FA749
Griya Wisata

SoBil Currencies and Trader Corner

IHSG Jumat Pagi Dibuka Turun 0,01 Poin
Jakarta, SolusiMobil.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tipis sebesar 0,01 poin, Jumat.
Rupiah Jumat Pagi Melemah 10 Poin Terhadap Dolar AS
Jakarta, SolusiMobil.com - Kurs nilai tukar rupiah pada Jumat pagi bergerak melemah 10 poin dipicu negatifnya data neraca pembayaran Indonesia pada kuartal empat 2012.

Iklan Niaga

Solusi Promosi Produk Dan Usaha Anda, Dapatkan Target Dan Harga Terbaik Kami. Hub. 02182434009
Dapatkan Harga Voucher Terbaik, Hotel Bersih Dan Murah....0215747057
Dapatkan Tiket-tiket Promo Liburan Keluarga Anda, Perjalanan Dinas, Online Domestik Dan Internasional, Resv: 0215747057
Liburan Hemat Bersama Keluarga Idaman Anda, Berbagai Destinasi Terbaik, Domestik Dan Internasional..... Hub: 0215747057
Rental Terbaik Jakarta, Kendaraan Terbaru Dan Merek Ternama, Sewa Harian, Mingguan, Bulanan Dan Tahunan. Hub: 0215747057, 02182434009

SOLUSI BANG SOBIL

Modifikasi Unik, Tiga Mobil Sport Melebur Jadi Satu
SolusiMobil.com - Penggila modifikasi internasional saat ini semakin menjadi-jadi. Ide yang keluar kadang cukup tak masuk akal namun tetap enak dipandang mata.
Yamaha R15 VS Kawasaki Ninja RR Mono, Mana yang Lebih Unggul?
SolusiMobil.com - Persaingan motor sport di Indonesia dipastikan akan semakin sengit. Sebut saja Kawasaki Ninja 250 RR Mono yang telah diluncurkan pada Maret lalu yang telah kedatangan pesaing berat dari Yamaha yakni R15.